Muaro Pingai. Dalam rangka rangkaian kegiatan Festival 5 Danau Kabupaten Solok Tahun 2025, Dinas Pariwisata Kabupaten Solok melaksanakan kegiatan Lomba Arak-arakan yang diikuti oleh 74 Nagari se Kabupaten Solok, yang dilaksanakan di Nagari Muaro Pingai Kamis, 09 Oktober 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk tetap melestarikan Khazanah budaya masing - masing nagari, sesuai dengan ciri khas adat 74 Nagari yang ada di Kabupaten Solok.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Solok, Jon Firman Pandu. Dalam sambutannya Bupati berpesan kegiatan ini adalah momentun yang luar biasa bagi seluruh Nagari di Kabupaten Solok untuk tetap melestarikan Budaya yang dimiliki, keragaman Budaya dan adat istiadat ini menjadi warisan yang luar biasa bagi anak cucu kita kedepannya. Ini adalah wajah Kabupaten Solok yang akan menjadi salah satu pusat pariwisata di Sumatera Barat.
Pawai arak-arakan ini berlangsung dengan meriah, 74 Nagari se-Kabupaten Solok sangat antusias mengikuti kegiatan, warna warni budaya, musik tradisional, pakaian adat bundo kanduang membuat suasana semakin semarak di tepi danau Singkarak.
Tak terkecuali Nagari Batang Barus juga ikuti berpartisipasi dalam Event ini, dibawah Komando Ketua Bundo Kandung Nagari Batang Barus, Hj Gusnini, sebanyak 30 orang Ibu-ibu Bundo Kanduang dan Anggota PKK sangat antusias untuk mengikuti prosesi arak-arakan sampai finish.
Dengan tema yang diusung Bundo Kanduang Batang Barus adalah : Adat Turun Mandi/Mambadak Anak di Nagari Batang Barus. Adat ini merupakan salah satu prosesi dalam menyambut kehadiran bayi di Nagari Batang Barus yang baru berusia 1-2 Bulan, dengan melibatkan prosesi "Induak Bako Sianak", yang memandikan si anak bayi ke "Tapian" / Sungai. Kegiatan ini akan ditutup dengan Doa selamat setelah selesainya proses adat yang melibatkan Sibayi. Admin_RQ